Kamis, 27 Agustus 2015

Membahas Rest Serta Penggunaan Dalam Teknologi

         REST adalah salah satu jenis web service yang menerapkan konsep perpindahan antar state. State disini dapat digambarkan seperti jika browser meminta suatu halaman web, maka serverakan mengirimkan state halaman web yang sekarang ke browser. Bernavigasi melalui link-link yang disediakan sama halnya dengan mengganti state dari halaman web. Begitu pula REST bekerja, dengan bernavigasi melalui link-link HTTP untuk melakukan aktivitas tertentu, seakan-akan terjadi perpindahan state satu sama lain. Perintah HTTP yang bisa digunakan adalah fungsi GET, POST, PUT atau DELETE. Balasan yang dikirimkan adalah dalam bentuk XML sederhana tanpa ada protokol pemaketan data, sehingga informasi yang diterima lebih mudah dibaca dan diparsing disisi client.
         Dalam pengaplikasiannya, REST lebih banyak digunakan untuk web serviceyang berorientasi pada resource. Maksud orientasi pada resource adalah orientasi yang menyediakan resource-resource sebagai layanannya dan bukan kumpulan-kumpulan dari aktifitas yang mengolah resource itu.Alasan mengapa REST tidak digunakan dalam skripsi ini karena orientasi pada resourcenya itu,sedangkan aplikasi event calendar membutuhkan pemanggilan metode yang bisa dikerjakan terhadap kumpulan resource event. Selain itu, karena standarnya yang kurang sehingga tidak begitu cocok diterapkan dalam aplikasi yang membutuhkan kerjasama antar aplikasi lain, dimana standar yang baik akan sangat berguna karena berbicara dalam satu bahasa yang sama. Beberapa contoh web service yang menggunakan REST adalah: Flickr API(Application ProgramInterface), YouTube API, Amazon API.
Di sana Anda akan melihat controller dan penjelasannya, intinya adalah:

·                     Posts controller, jika diaktifkan maka anda mengijinkan aplikasi client yang anda buat melakukan posting content ke blog wordpress Anda.
·                     Core controller, ini adalah metode-metode yang pasti dipakai oleh aplikasi client (seperti menarik data post, page, dan category).
·                     Respond controller, jika diaktifkan maka anda mengijinkan aplikasi client yang anda buat melakukan post comment ke blog wordpress Anda
·                     API base, adalah halaman yang diakses ketika requesting data dari controller-controller di atas.

             Dalam REST API terdapat 4 method, yaitu POST, GET, PUT, DELETE. Ini tentu sudah merupakan pencerahan bagi para pembaca sekalian, karena REST menggunakan kata kerja. Pendekatan yang lebih mudah untuk dimengeri adalah dengan melihat contoh berikut :

URL : http://contoh.com/api/user/17

Anggaplah itu adalah URL untuk penggunakan REST API. Pada contoh diatas kita sudah bisa melihat ada user dan id-nya. Mari kita lihat perbedaan untuk 4 method yang sudah dijelaskan sebelumnya, POST, GET, PUT, DELETE.

POST : Untuk Menaruh User baru dengan ID 17

GET : Untuk mengambil data/informasi User dengan ID 17

PUT : Digunakan untuk melakukan update/merubah data User dengan ID 17

DELETE : Untuk menghapus User dengan ID 17



Penggunaan Aplikasi Program Interface Untuk Google Maps, Facebook, dan Twitter

            API adalah sebuah bahasa dan format pesan yang digunakan oleh program aplikasi untuk berkomunikasi dengan system operasi atau program pengendalian lainnnya seperti system manajemen database (DBMS) atau komunikasi protocol. API diimplementasikan dengan menulis fungsi panggilan atau sintaks dalam program, yang menyediakan sarana yang diperlukan untuk meminta layanan program. Pada dasarnya, program API mendefinisikan cara yang tepat bagi developer untuk meminta layanan dari program itu.                                                                                  Sebagai contoh, Amazon.com merilis API sehingga pengembang situs web dapat lebih mudah mengakses informasi produk Amazon, menggunakan Amazon API, sebuah situs web pihak ketiga dapat memposting link langsung ke produk Amazon dengan harga yang terupdate dan pilihan untuk “beli sekarang”.                                                                                                                                                     Sebuah API adalah antarmuka software-to-software, bukan user interface. Dengan API, aplikasi berbicara satu sama lain tanpa sepengetahuan pengguna atau intervensi. Ketika Anda membeli tiket film online dan memasukkan informasi kartu kredit Anda, situs web tiket film menggunakan API untuk mengirim informasi kartu kredit Anda ke aplikasi remote yang memverifikasi apakah informasi Anda sudah benar. Setelah pembayaran dikonfirmasi, aplikasi remote mengirimkan respon balik ke situs Web tiket film mengatakan itu OK untuk mengeluarkan tiket.Sebagai pengguna, Anda hanya melihat satu antarmuka situs Web tiket film tapi di belakang layar, banyak aplikasi yang bekerja bersama-sama menggunakan API. Jenis integrasi ini disebut seamless, karena pengguna tidak pernah mendapatkan pemberitahuan bila fungsi perangkat lunak diserahkan dari satu aplikasi ke aplikasi yang lain. Oleh karena itu sebuah API dapat dikatakanmenyerupai Software as a Service (SaaS), karena pengembang perangkat lunak tidak harus mulai dari awal setiap kali mereka menulis sebuah program.

Tutorial Tentang Micro Data dan Penggunaannya Add On Untuk Mendeteksi Web

            Microdata hampir sama dengan microformat, karena keduanya merupakan perkembangan bahasa markup yang masih termasuk kedalam machine-readable metadata (mesin pembaca metadata) untuk menguraikan konten web. Tag HTML, Microdata dan Microformat adalah bahasa markup unik yang saling melengkapi satu sama lain dan ketiganya sangat membantu mesin pencari dalam merayapi halaman-halaman web. Diantara ketiganya, microdata merupakan perkembangan bahasa markup terbaru yang keberadaannya memberikan persaingan selaras terhadap microformat yang menggunakan standar RDFa. Dalam penggunaannya, sebenarnya para webmaster bebas untuk menentukan format markup-nya, boleh menggunakan microformat saja, microdata saja atau menggunakan keduanya. Namun webmaster terutama Google menyarankan penggunaan kedua format tersebut.
            Microdata adalah bagian dari spesifikasi HTML5. Namun juga tergantung pada perubahan kosakata dan atribut baru dalam penerapan metadata. Dan itu tidak dibatasi untuk setiap jenis tertentu dari konten web, untuk dapat menjelaskan konten unik yang tidak mampu ditangani oleh Microformat. Selanjutnya, microdata dapat menggunakan notasi DOM, yang dapat membuat parsing metadata lebih mudah.
            Ada dua standar kosakata microdata yang digunakan saat ini yaitu kosakata dari data-vocabulary.org dan kosakata dari schema.org. Namun dari keduanya, beberapa webmaster terutama Google menyarankan penggunaan kosakata dari schema.org, dengan alasan kosakata schema.org lebih banyak dan lebih fleksibel dari pada kosakata data-vocabulary. Walau contoh yang diberikan oleh Google masih menggunakan data-vocabulary namun disarankan pada webmaster untuk menggunakan Schema yang lebih banyak kosakatanya dan kemungkinan kedepannya, data-vocabulary tidak lagi digunakan.
Contoh penggunaan microdata:

<dl itemscope itemtype="http://schema.org/Person">
 <dt itemprop="name"><a href="http://modification-blog.blogspot.com" itemprop="url">Hendriono</a></dt>
 <dd itemprop="title">Web Desain</dd>
 <dd itemprop="address" itemscope itemtype="http://schema.org/Address">
  <span itemprop="locality">Ciamis</span>, <abbr title="Jawa Barat" itemprop="region">JABAR</abbr> <span itemprop="postal-code">46383</span>
 </dd>
</dl>